GenPI.co Sultra - Selama tiga hari berturut-turut, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pasar murah minyak goreng.
Operasi pasar murah ini dilakukan sebagai salah satu upaya mengatasi kelangkaan minyak goreng di Kota Kendari.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sultra Siti Mardati Saing mengatakan, pasar murah digelar mulai 3-5 Maret mendatang.
”Mudah-mudahan pasar murah ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat terkait minyak goreng,” katanya, Kamis (3/2).
Siti menjelaskan, warga bisa mendapatkan minyak goreng tiga kemasan dengan ukuran 900 mililiter dan satu kilogram gula pasir dengan harga tebus Rp50 ribu.
Bulog Sultra menyediakan sebanyak 9.600 kemasan minyak goreng ukuran 900 mililiter.
”Jadi perhari Bulog Sultra menyalurkan 3 ribu kemasan,” terangnya.
Pantauan di lapangan, warga yang mayoritas merupakan emak-emak atau ibu rumah tangga sejak pukul 07.00 WITA mengantre di pelataran kantor Bulog.
”Sebenarnya kami rencana buka jam 09.00 WITA, namun masyarakat sudah mengantre sejak pukul 07.00 WITA,” ungkapnya.
Imbuh dia, minyak goreng yang disalurkan merupakan stok dari distributor yang ada di Kendari dan telah mendapat subsidi dari pemerintah.
”Bulog hanya membantu menyalurkan ke konsumen,” pungkasnya. (ant)