GenPI.co Sultra - Puasa Ramadan segera tiba. Umat muslim akan menahan lapar dan haus. Nah, salah satu gejala yang perlu diwaspadai saat momen tersebut adalah pusing kepala.
Saat puasa, Anda akan mengalami perobahan pola makan dari hari biasa.
Jika biasanya Anda bisa makan minum kapan saja, maka selama puasa hanya diperbolehkan setelah berbuka hingga sahur.
Pada sebagian orang, sejumlah risiko gangguan kesehatan dapat terjadi. Mulai dari rasa lemas hingga kepala pusing.
Berikut sejumlah penyebab kepala Sakit saat puasa.
1. Dehidrasi
Puasa tentu membuat Anda merasa haus. Jikatubuh tidak memiliki cadangan air, Anda berisiko mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi.
Saat sahur atau berbuka, perbanyak minum air putih atau jus. Hindari minuman mengandung kafein seperti teh dan kopi.
2. Gula darah rendah
Selain menahan dahaga, Anda juga wajib menahan lapar saat puasa.
Hal tersebut berisiko menyebabkan tubuh kekurangan glukosa sebagai energi untuk otak dalam melakukan semua fungsi normalnya. Akibatnya, Anda akan merasa lemas dan pusing saat puasa.
3. Tekanan darah rendah
Tekanan darah rendah bisa menyebabkan Anda merasa pusing karena jantung tidak cukup memompa darah ke otak.
Pada saat puasa, pusing akibat tekanan darah rendah biasanya menyerang ketika menjelang sore hari.
4. Kelelahan
Kelelahan selama menjalani puasa sehari penuh bisa menjadi penyebab kepala terasa pusing.
Kelelahan bisa disebabkan karena kurang makan, minum, banyak beraktivitas saat puasa, hingga kurang tidur. (hellosehat)