Sri Lestari mengatakan, dalam perlombaan menghias toples, peserta diminta untuk memanfaatkan toples usang.
"Toples yang sudah tidak terpakai atau barang-barang di sekitar kita bisa dihias sehingga memiliki nilai jual kembali," katanya.
Sementara dalam perlombaan takjil, bahan utama yang dipakai adalah ubi jalar.
”Untuk melatih inovasi dan kreativitas ibu-ibu PKK,” pungkasnya.
Simak video berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News