Adapun sebanyak 65,5 persen atau sekitar Rp 617,8 triliun dari total portofolio penyaluran kredit BRI juga telah menerapkan prinsip ESG. Jumlah tersebut meningkat kurang lebih 12,2 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan 2020 yang mencapai sebesar Rp 550,4 triliun.
SenyuM adalah Sentra Layanan Ultra Mikro, kantor satu atap antara BRI-Pegadaian-PNM yang memudahkan nasabah dari ketiga perusahaan untuk dapat melakukan transaksi sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Perbedaan utama layanan Co-location SenyuM dibandingkan dengan kantor BRI Unit biasa, yakni nasabah Pegadaian dan PNM dapat bertransaksi sekaligus menabung di kantor yang sama.
BACA JUGA: Holding Ultra Mikro Bentuk Brigade Madani demi Ekonomi Indonesia
Begitu juga sebaliknya. Nasabah BRI yang ingin melakukan gadai atau membuka tabungan emas bisa dilakukan melalui di co-location SenyuM.
Untuk kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar saat ini memiliki tujuh kantor unit SenyuM dan akan terus ditambah.
BACA JUGA: BRI Gandeng Ayoconnect untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
Setelah Holding UMi resmi terbentuk, perseroan juga terus mengakselerasi jumlah co-Location SenyuM.
Saat ini, jumlahnya mencapai 420 unit yang tersebar di seluruh Indonesia dengan omzet gadai dan cicil emas mencapai Rp 20,1 miliar. (*)
BACA JUGA: Cara BRI Jaga Kesetaraan Remunerasi Keren, Tidak Ada Bias Gender
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News